Kejaksaan Republik Indonesia-Kejaksaan Tinggi Papua Barat
Senin, 02 Februari 2026 pukul 09.30 WIT bertempat di Aula Lantai 4 Kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Keluarga Besar Ora Et Labora “PDOEL” Kejaksaan Tinggi Papua Barat melaksanakan Ibadah Oikumene Rutin Bulanan.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pegawai, CPNS, Outsourcing dan TNI yang beragama Kristen pada Kejaksaan Tinggi Papua Barat.
Pdt. Lenny M.M Key/Matatula, S.Th sebagai Pelayan Firman memberikan Renungan:
dengan TEMA KEPEDULIAN TUHAN & KETIDAKPATUHAN YUNUS
YUNUS 1 : 1-17
• Panggilan Tuhan Tidak Pernah Salah Alamat
Tuhan memanggil Yunus ke Niniwe dengan tujuan yang jelas. Masalahnya bukan pada panggilan Tuhan, tetapi pada kesiapan hati Yunus. Kadang Tuhan memanggil kita ke tempat, tugas, atau orang yang tidak kita sukai—namun kehendak-Nya selalu lebih besar dari kenyamanan kita.
• Lari dari Tuhan Tidak Pernah Membawa Damai
Yunus lari ke Tarsis, menjauh dari hadapan Tuhan. Tetapi semakin jauh ia melangkah, semakin besar badai yang ia hadapi. Ini mengingatkan kita bahwa ketidaktaatan sering kali membawa kekacauan—bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain.
• Ketidaktaatan Pribadi Bisa Berdampak Komunal
Karena Yunus, seluruh kapal dan awaknya terancam binasa. Dosa dan penolakan kita terhadap kehendak Tuhan sering berdampak pada keluarga, komunitas, atau orang-orang di sekitar kita, meskipun mereka tidak tahu akar masalahnya.
• Tuhan Tetap Berdaulat di Tengah Pemberontakan Manusia
Tuhan mengirim badai, tetapi juga memberi jalan keluar. Bahkan saat Yunus memberontak, Tuhan masih bekerja untuk menyatakan kuasa-Nya dan membawa pertobatan—baik bagi Yunus maupun para awak kapal. Kasih karunia Tuhan tetap aktif, bahkan ketika kita belum setia.


#kejaksaanri
#kejaksaantinggipapuabarat
#trikramaadhyaksa
#trapsilaadhyaksaberakhlak
#oraetlabora













