Indeks
Berita  

CAPAIAN KINERJA KEJAKSAAN RI TAHUN 2024

Sepanjang 2024, Kejaksaan RI telah melaksanakan tugas dan kewenangannya sebagai salah satu Aparat Penegak Hukum dengan beragam kinerja di berbagai bidang, antara lain Bidang Pembinaan, Bidang Intelijen, Bidang Tindak Pidana Umum, Bidang Tindak Pidana Khusus, Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Bidang Pidana Militer, Bidang Pengawasan, Badan Pendidikan dan Pelatihan serta Badan Pemulihan Aset.

Pimpinan Kejaksaan RI memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Adhyaksa dimanapun berada, dan semoga capaian kinerja ini dapat dijadikan introspeksi dan evaluasi di tahun 2024 untuk berkinerja lebih baik dan memberikan bermanfaat kepada masyarakat melalui program Kejaksaan dan penegakan hukum.

Capaian Kinerja Kejaksaan RI 2024 “Akselerasi Kejaksaan Untuk Mewujudkan Penegakan Hukum Modern Menuju Modern Menuju Indonesia Emas”

Tema ini merupakan kristalisasi dari visi pemerintah guna mewujudkan Indonesia Emas 2045. Indonesia harus mampu bermetamorfosis menjadi Indonesia Maju.

Penegakan hukum yang berkepastian hukum dan mampu mewujudkan keadilan yang substansial serta bermanfaat.

A. Bidang Pembinaan

  • Realisasi Anggaran : Total Pagu Anggaran sebesar Rp. 19.114.301.734.000 dan Realisasi anggaran sebesar Rp. 18.622.698.589.118
  • Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak : Rp. 1.700.225.085.000,- (Target PNBP Kejaksaan RI), Rp. 2.025.385.669.088,- (Berhasil Merealisasikan).
  • Realisasi Kinerja pada bagian Reformasi Birokrasi, terdapat 21 satuan telah menerima layanan reformasi dari total target 33 (Pendampingan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM.
  • Capaian dalam Menerapkan Satu Data Indonesia : Pengadaan pengembangan statistik dan sinkronisasi data kejaksaan, Indeks statistik sektoral, Pelaksanaan rapat koordinasi teknis pemutakhiran data prioritas 2024, dan pembuat kebijakan terkait satu data indonesia.
  • Capaian dalam Menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik telah melaksanakan 13 kegiatan Indeksasi SPBE dan 5 kegiatan dalam implementasi kebijakan arsitektur SPBE.

B. Bidang Intelijen

  • Satgas 53 berjumlah 21 Kegiatan
  • Satgas Pemberantasan Mafia Tanah berjumlah 222 kegiatan
  • Satgas Percepatan Investasi berjumlah 226 kegiatan
  • Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (Siri) berjumlah 84 Kegiatan
  • Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) berjumlah 2.907 kegiatan, Pengamanan Proyek Strategis Nasional (PSN) berjumlah 89 PSN dan 28 Proyek IKN, PPS Daerah berjumlah 3.028 Kegaitan, Tangkap Buronan (Tabur) berjumlah 82 Orang, dan Penyuluhan dan Penerangan Hukum 7.644 Kegiatan.

C. Bidang Tindak Pidana Umum

  • Penanganan Perkara Tindak Pidana Umum : SPDP berjumlah 171.233, Tahap 1 berjumlah 131.378, P-21 berjumlah 125.296, Tahap 2 berjumlah 132.598, Putusan berjumlah 95.874, Eksekusi berjumlah 99.105.
  • Penanganan Perkara Restorative Justice berjumlah 1.985 Perkara.
  • Rumah Restorative Justice berjumlah 4.654 unit
  • Balai Rehabilitasi Napza berjumlah 116 unit.

D. Bidang Tindak Pidana Khusus

  • Penyelidikan, Penyidikan, Penuntutan, dan Upaya Hukum (Banding, Kasasi dan Peninjauan Kembali) : Tindak Pidana Korupsi– Penyelidikan sebanyak 2.316, Penyidikan sebanyak 1.589, Penuntutan sebanyak 2.036, Eksekusi sebanyak 1.836, dan Upaya Hukum (Banding sebanyak 511, Kasasi sebanyak 420, dan Peninjauan Kembali sebanyak 59); Tindak Pidana Perpajakan– Penyelidikan sebanyak 0, Penyidikan sebanyak 0, Penuntutan sebanyak 73, Eksekusi sebanyak 51, Upaya Hukum (Banding sebanyak 8, Kasasi sebanyak 3, dan Peninjauan Kembali sebanyak 3); Tindak Pidana Kepabean– Penyelidikan sebanyak 0, Penyidikan sebanyak 0, Penuntutan sebanyak 51, Eksekusi sebanyak 35, Upaya Hukum (Banding sebanyak 2, Kasasi sebanyak 3, dan Peninjauan Kembali sebanyak 3); dan Tindak Pidana Cukai– Penyelidikan sebanyak 0, Penyidikan sebanyak 0, Penuntutan sebanyak 157, Eksekusi sebanyak 131, Upaya Hukum (Banding sebanyak 17, Kasasi sebanyak 13, dan Peninjauan Kembali sebanyak 0).
  • Penangan Perkara Menarik Perhatian Masyarakat Seluruh Indonesia sebanyak 184 Perkara dengan perhitungan kerugian negara tahun 2024 sebesar Rp. 310.608.424.224.032,00; USD 7,885,857.36 dan 58,135 kg emas. terdiri dari- Dukungan TP Korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah IUP PT. Timah Tbk Tahun 2015 s.d. 2022 berjumlah Rp. 300.003.263.938.131; Dugaan TP Korupsi proyek pembangunan jalur kereta api Bersitang-Langsa pada Balai Teknik Perkeretaapian Medan Tahun 2017 s.d. Tahun 2023 berjumlah Rp. 1.000.000.000.000,00; Dugaan TP Korupsi penyalahgunaan wewenang dalam penjualan emas oleh butik emas logam mulia surabaya 01 Antam (Belm Surabaya 01 Antam) tahun 2018 berjumlah Rp. 1.073.786.839.584,00- 58,135 kg emas; Dugaan TP Korupsi pada pengelolaan kegiatan usaha komoditi emas tahun 2010 sampai dengan 2022 berjumlah Rp. 24.587.229.549,53; Duugaan Tipikor dan TPPU dengan TP asal TP Korupsi dalam kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit yang dilakukan oleh PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu berjumlah Rp. 4.798.706.951.640,00 – USD7,885,857.36; dan Dugaan TP Korupsi dalam kegiatan importasi gula di Kementerian Perdagangan jakarta Pusat Tahun 2015 sampai dengan Tahun 2023 berjumlah +- Rp. 400.000.000.000,00.

E. Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

  • Penanganan Perkara Perdata dan Tata Usaha Negara : Litigasi berjumlah 565, Non-Litigasi berjumlah 8.310, Tata Usaha Negara berjumlah 116, Pertimbangan Hukum berjumlah 6.549 dan Pelayanan Hukum berjumlah 10.731.
  • Penyelamatan dan Pemulihan Keuangan Negara : Penyelamatan Keuanagn Negara sebesar Rp. 26.352.798.371.394,20 dan emas seberat 107.441 kg dan Pemulihan Keuangan Negara sebasar Rp. 4.884.103.582.212,17
  • Kinerja Tim Satgas BLBI dengan capaian Tim A Satgas BLBI sebesar Rp. 9.926.755.788.168,00 dan USD27.815,70, Capaian Tim B Satgas BLBI sebesar Rp. 11.953.142.038.186,80, dan Capaian Tim C Satgas BLBI dengan luas tanah 9.252.662,57 m2 dengan nilai Rp. 11.962.379.026.892,00
  • Pendampingan Program sebanyak 4.746 Kegiatan

F. Bidang Pidana Militer

  • Penanganan Perkara Koneksitas : Penyelidikan sebanyak 1 Perkara, Penyidikan sebanyak 3 Perkara, Penuntutan sebanyak 6 Perkara, dan Eksekusi sebanyak 3 Perkara.
  • Kegiatan Koordinasi Teknis : Penindakan sebanyak 1o, Penuntutan sebanyak 10, dan Eksekusi, Upaya Hukum Luar Biasa, Eksaminasi sebanyak 11.

G. Bidang Pengawasan

  • Penanganan Laporan Pengaduan : Laporan Pengaduan Masyarakat sebanyak 1.443 dan Laporan telah diselesaikan sebanyak 1.126.
  • Inspeksi Umum sebanyak 575 kegiatan dan Inspeksi Khusus sebanyak 414 kegiatan
  • Inspeksi Kasus sebanyak 189 kegiatan, Supervisi sebanyak 4 kegiatan, Pemantauan sebanyak 546 kegiatan, dan Klarifikasi sebanyak 370 Kegiatan.
  • Pembentukan unit penanganan dan pelindungan pelaporan pelanggaran hukum tingkat Kejaksaan Tinggi untuk pelaksanaan benturan kepentingan berjumlah 18.
  • Pembentukan unit penangan dan pelindungan pelaporan pelanggaran hukum tingkat Kejaksaan Tinggi untuk pelaksaan saber pungli berjumlah 70.
  • Penjatuhan Hukuman Disiplin Ringan berjumlah 25, Penjatuhan Hukuman Disiplin Sedang berjumlah 53, Penjatuhan Hukuman Disiplin Berat berjumlah 60.
  • Whistle Blowing System (WBS) berjumlah 10 dan Satgas 53 PAM SDO berjumlah 16 orang
  • Kepatuhan pelaporan LHKPN sebesar 95,20% dan Penanganan Gratifikasi berjumlah 11.

H. Badan Diklat

  • Dukungan Penyelenggaraan Diklat : Penetapan Kejaksaan Corporate University, peluncuran Adhyaksa Learning Center, dan Workshop Kurikulum Kejaksaan Corporate University.
  • Standarisasi Pendidikan dan Pelatihan serta Jaminan Mutu telah dilaksanakan : Bimbingan teknis sistem manajemen mutu dan Sistem manajemen anti penyuapan dan audit internal mengenai sistem manajemen mutu (SMM) ISO 9001:2016 dan sistem manajemen anti penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016.
  • Pusat Diklat Manajemen dan Kepemimpinan : Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan I-VI berjumlah 178, Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I-VI berjumlah 178, Pelatihan Dasar CPNS Tahun 2024 berjumlah 7.222, Manajemen Risiko- 2 Angkatan berjumlah 60, dan Total Sertifikasi Diklat Manajemen dan Kepemimpinan berjumlah 8.224.
  • Pusat Diklat Teknis Fungsional : Pencapaian Rencana Kerja Pemenrintahan ( RKP) Tahun 2024 serta Kegiatan Prioritas Nasional (PN) Tahun 2024 berjumlah 890, Diklat Kebutuhan Organisasi berjumlah 480, Diklat Teknis Sentra Diklat berjumlah 150, Diklat Pendidikan dan Pelatihan Jaksa (PPJ) berjumlah Angkatan I 349 dan Angkatan II 624, Program Kerjasama Perguruan Tinggi Nasional berjumlah 15 selesai dan 110 tahap perkuliahan, pelatihan sertifikasi keahlian dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi berjumlah 625.

I. Badan Pemulihan Aset

  • Jumlah Keseluruhan Barang Rampasan Asan Bergerak/ Tidak Bergerak berjumlah 19.855 Barang
  • Jumlah Penyelesaian Barang Rampasan Negara berjumlah Rp. 1.1325.225.579.058,- (mekanismennya terdiri dari Lelang Eksekusi berjumlah Rp. 208.481.952.475,-, Setoran Uang Tunai berjumlah Rp. 664.761.775.238,-, Penyelesaian Uang Pengganti berjumlah Rp. 211.807.709.732,-, dan penjualan langsung berjumlah Rp. 302.774.894.818,-.

https://blog.galpoes.net/ slot gacor slot gacor 2025 slot gacor maxwin
Exit mobile version