Senin 24 Februari 2025, Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat Meresmikan Gedung Kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat dengan melakukan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti.
Gedung empat lantai seluas 8.506,28 m² ini dibangun di atas lahan seluas 3 hektar dengan menelan anggaran Rp 117.335.969.000 yang bersumber dari DIPA APBN Kejagung.
Proses pembangunan gedung yang dikerjakan oleh PT Primbanan Dwipaka KSO PT Fulica Manokwari ini memakan waktu 390 hari, dimulai sejak peletakan batu pertama pada 13 Desember 2023 hingga rampung pada 24 Desember 2024. Pembangunan dilakukan secara multi years.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat, Muhammad Syarifuddin, menyatakan peresmian gedung ini sebagai tonggak penting peningkatan kualitas pelayanan penegakan hukum.
“Dengan fasilitas yang memadai ini, kami berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Syarifuddin mengaku bahwa pembangunan gedung baru ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah.
“Ada beberapa komitmen dari Pemerintah Daerah, antara lain bantuan untuk pembangunan gedung merah putih yang lebih besar, mengingat adanya rencana pemekaran wilayah,” jelasnya.
Momen peresmian ini merupakan tonggak penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan penegakan hukum di daerah kita. Sebagai lembaga penegak hukum, kejaksaan memiliki peran strategis dalam memastikan tegaknya supremasi hukum maupun memberikan rasa keadilan kepada masyarakat. Dengan kehadiran gedung baru yang megah serta dilengkapi fasilitas dan sarana kerja yang sangat memadai ini, saya harap dapat meningkatkan profesionalisme, integritas, serta efektivitas kinerja seluruh jajaran kejaksaan dalam menjalankan tugas dan fungsinya sehingga masyarakat khususnya para pencari keadilan dapat terlayani secara prima dan berkualitas.
Gedung ini bukan hanya simbol dari peningkatan sarana dan prasarana, tetapi juga menjadi komitmen kita semua dalam membangun sistem hukum yang lebih baik, transparan, dan berkeadilan. Saya berharap, dengan adanya fasilitas ini,
kejaksaan tinggi papua barat dapat semakin optimal dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat serta bersinergi dengan seluruh elemen yang ada di dalam menciptakan keadilan di tanah papua barat.
Seremoni peresmian ini merupakan salah satu ungkapan penuh syukur atas selesainya pembangunan gedung yang tinggi dan megah, selain itu juga menjadi gambaran dari sinergitas dan dukungan banyak pihak dalam rangka mengoptimalkan kinerja kejaksaan lebih baik lagi.
Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya atas nama pribadi dan selaku pimpinan kejaksaan tinggi papua barat menyampaikan pujian serta rasa terima kasih serta apresiasi sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi dalam proses pembangunan gedung utama kantor kejaksaan tinggi papua barat diantaranya :
- Pimpinan kejaksaan agung.
Gubernur papua barat yang telah memberikan bantuan dan dukungan melalui hibah gedung pelayanan terpadu satu pintu (ptsp), pos jaga dan 8
- (delapan) unit rumah dinas untuk para pejabat asisten pada kejaksaan tinggi papua barat yang telah diserahterimakan kepada kami pada akhir bulan desember 2024.
- Pangdam xviii / kasuari berserta jajaran dan kapolda papua barat beserta jajaran atas dukungan dan bantuan pengamanan selama proses pembangunan gedung kantor kami hingga saat ini.
- Kontraktor perencana, pelaksana pekerjaan maupun pengawas / manajemen kontruksi pembangunan gedung kejaksaan tinggi papua barat.
- Segenap masyarakat papua barat.
Pada kesempatan ini pula saya mengucapkan terima kasih kepada yang terhormat bapak harli siregar, s.h., m.h. Yang telah merintis dan memulai proses pembangunan gedung kejaksaan tinggi papua barat ketika beliau menjabat sebagai kepala kejaksaan tinggi papua barat dan tak lupa saya memberikan apresiasi sebesar-besarnya pula kepada sdr dr. Abdur kadir, s.h., m.h. Atas sumbangsih pikiran dan tenaga dalam menyukseskan proses pembangunan gedung ini ketika menjabat selaku asisten pembinaan kejaksaan tinggi papua barat. Tidak lupa saya menyampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga
kepada pihak-pihak yang turut membantu dan mendukung pembangunan fasilitas pendukung gedung utama, antara lain pembangunan mesjid oleh bapak h. Nur dan rencana pembangunan gedung ikatan adhyaksa dharmakarini oleh pemerintah kabupaten bintuni serta gedung 3 lantai terdiri dari poliklinik, food court dan rumah ibadah umat nasrani (kappel). Inshaa allah pembangunan gedung-gedung tersebut dapat berjalan dan terealisir secepatnya dengan telah dilantiknya pejabat kepala daerah definitif masing-masing.
