Rabu, 14 Oktober 2026, bertempat di Bandara Rendani Manokwari, Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si. didampingi jajaran Forkopimda melaksanakan peninjauan langsung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) / Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).
Langkah taktis dan responsif ini dilaksanakan sebagai upaya darurat terpadu bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BMKG, UPBU Kelas II Rendani, serta didukung oleh SKK Migas guna menanggulangkan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta sebaran kabut asap yang berdampak pada ruang udara dan aktivitas penerbangan di wilayah Provinsi Papua Barat.
Dengan penyiagaan pasokan bahan semai garam (NaCl) sebanyak 8 ton yang difokuskan pada wilayah-wilayah dengan tingkat titik panas (hotspot) tertinggi seperti Kabupaten Teluk Bintuni, Fakfak, dan Kaimana, pemerintah daerah optimis penanganan cuaca ini dapat segera memulihkan jarak pandang penerbangan, kualitas udara, serta kelancaran arus logistik masyarakat.
Mari senantiasa menjaga kelestarian lingkungan, menghindari pembukaan lahan dengan cara membakar, serta mendukung penuh upaya kolaboratif lintas instansi demi keselamatan dan kesejahteraan bersama di Tanah Papua.













